Member
Password
   
Tentang ALFI
Sejarah
Visi dan Misi
Kode Etik
Lambang & Attribut
Struktur Organisasi
Program Kerja
Jadwal Rapat

Keanggotaan
Syarat Keanggotaan
Daftar Anggota
Pendaftaran Anggota

Khusus Anggota
Watch List Customer
Laporan Pengurus
Kesepakatan Harga
Iuran Anggota
Perpanjangan Izin
Infa Institute

Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Bidang Freight Forwarding bagi Angggota GAFEKSI (INFA)
  1. KOMPETENSI DALAM BIDANG FREIGHT FORWARDING
    1. Jasa Ekspedisi Angkutan Barang (Freight Forwarding Services) merupakan jasa yang berhubungan dengan penerimaan, angkutan, pengkonsolidasian, penyimpanan, penyerahan, Logistik dan atau distribusi barang beserta jasa tambahan dan jasa pemberian nasehat yang terkait dengannya, termasuk kegiatan kepabeanan dan perpajakan, kewajiban pemberitahuan tentang barang untuk keperluan instansi pemerintah, penutupan asuransi barang dan pengutipan atau pembayaran tagihan atau dokumen yang berhubungan dengan barang tersebut.
    2. Kegiatan Freight Forwarding sebagai ? Architect of Transport? dalam menunjang mata rantai distribusi dan transportasi dalam rangka memperlancar arus barang secara efisien dalam kegiatan perdagangan nasional dan internasional.
    3. Pemberdayaan kualitas SDM yang mutlak diperlukan agar dapat bersaing secara terbuka dan kompetitif dengan negara-negara lain melalui pengembangan keahlian dan ketrampilan kerja (skill development) melalui ?Standar Ketrampilan /Keahlian /Kompetensi.? yang diakui yang terakreditasi secara nasional maupun Internasional.

    Kompetensi merupakan suatu uraian ketrampilan/kehalian dan pengetahuan baku yang disusun berdasarkan analisis suatu jabatan tertentu yang harus dikuasai setiap tenaga kerja dalam bidang Freight Forwarding untuk melaksanakan tugasnya dan mampu memangku suatu jabatan tertentu secara efisien, efektif dan produktif dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanannya didalam perusahaan.


  2. SUMBER DAYA MANUSIA ANGGOTA GAFEKSI (INFA)
    1. Sumber Daya Manusia yang dimilikinya akan membedakan satu perusahaan dengan perusahaan lainnya (pesaingnya), dengan berorientasikan salah satunya pada kualitas SDM yang handal,
    2. Usaha untuk meningkatkan profesionalisme merupakan satu-satunya cara mempertahankan eksistensi usaha Jasa Ekspedisi Angkutan Barang, untuk itu melalui MUNAS II GAFEKSI (INFA) tahun 1998 telah menetapkan untuk meningkatkan SDM sebagai prioritas utama melalui pembentukan dan pendirian Yayasan GAFEKSI (INFA Institute) pada tanggal 16 April 1999 dan mensyahkan dengan tema:

      ?Memantapkan eksistensi dengan meningkatkan Profesionalisme menuju era pasar bebas?

  3. MENGAPA KOMPETENSI DALAM FREIGHT FORWARDING DIPERLUKAN?
    1. Ketersediaan ?Menurut Peraturan? baik Ekspedisi Laut dan Udara di daerah Bea dan Cukai, maka setiap perusahaan yang melakukan proses kepabeanan diwajibkan memiliki SDM yang mempunyai Sertifikat Kepabeanan yang dikeluarkan oleh Bea Dan Cukai untuk mendapatkan izin operasional serta sarat melengkapi Jaminan Tertulis yang dikeluarkan oleh GAFEKSI (INFA)
    2. Perjanjian kerjasama Asean dalam bidang Multimodal Transport melalui kesepakatan kerjasama ?Asean Agreement On Multimodal Transport?
    3. Kesepakatan IATA/FIATA dan ICAO, mulai 1 Januari 2004 diberlakukan diseluruh dunia aturan mengenai kebijakan baru mengenai Dangerous Goods (New Dangerous Goods Regulation). Dibidang Udara dari setiap agen yang diakui oleh IATA harus memiliki sertifikat ?Dangerous Goods (Barang Berbahaya)? setidaknya 2 (dua) orang pada setiap perusahaan yang iperbaharui setiap 2 tahun.
    4. Bidang Angkutan Laut ketentuan dimulai 1 Juni 2004, akan diberlakukan oleh IMO (International Maritime
      Organization) dan Protocol Solas 1974 yaitu ? ISPS? ( International Ships and Ports Security) menyangkut tentang keselamatan dan kemanan di kapal dan Pelabuhan.
    5. Penggunaan Dokumen
      Sebagai perusahaan jasa yang menawarkan door to door service, menggunakan moda transportasi baik MTO maupun Antarmoda (Nasional/Domestik), yang mana pekerjaan mengandung resiko yang harus dipertanggung jawabkan, sehingga pengiriman barang dapat dilaksanakan dengan aman, tepat waktu dan harga kompetitif/memadai (reasonable). Untuk menunjang pertanggungjawaban tersebut GAFEKSI (INFA) telah mengembangkan:
      1. Penggunaan FIATA Certificate of Transport (FCT) menjadi Dokumen Angkutan Barang/ INFA Forwarders Certificate of Transport, yang dipergunakan sebagai dokumen angkutan barang dalam negeri, baik dengan satu moda maupun transportasi antar moda dan uni moda.

        Dokumen Angkutan Barang GAFEKSI (INFA)/Forwarders Certificate of Transport merupakan Surat berharga (document of tittle) hanya boleh diterbitkan oleh Perusahaan Freight Forwarding Anggota GAFEKSI (INFA), yang penggunaannya dikaitkan dengan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) atau yang lebih dikenal dengan LC Lokal.

        Kegunaan Dokumen Angkutan Barang GAFEKSI (INFA) adalah:
        ?Sebagai tindak perlindungan terhadap Freight Forwarding penerbit DAB (melindungi pengirim barang dalam negeri), oleh karena DAB tersebut dilindungi dengan Asuransi Tanggung Gugat (Liability Insurance) dan telah mendapatkan persetujuan /pengakuan dari Bank Indonesia sebagai dokumen angkutan pendukung penggunaan LC Lokal dalam transaksi dalam negeri?
      2. FIATA Bill of Lading (FIATA B/L)
        Merupakan dokumen angkutan lanjutan (through document) yang dipergunakan oleh Internastional Freight Forwarder yang melaksanakan MTO (Multimodal Transport Operator).

        Kegunaan FIATA B/L adalah:
        • Merupakan Negotiable Document (kecuali ada catatan non negotiable)
        • Dapat dipergunakan sebagai marine B/L (Ocean B/L)
        • Didukung dengan Tanggung Jawab asuransi barang telah disetujui (liability Insurance)

    Keahlian yang dimiliki perusahaan anggota GAFEKSI (INFA) melalui pendidikan yang terakreditasi nasional maupun internasional adalah:

    No.COURSESTANDARDACREDITATION
    1.Customs SpecialistBea & CukaiNasional
    2.Basic Freight Forwarding CourseUN-ESCAPNasional & Internasional
    3.FIATA DIPLOMA (Intermediate Freight
    Forwarding Course)
    FIATAFIATA
    4.Dangerous GoodsIATAIATA
    5.Basic Air CargoIATAIATA


  4. KOMPETENSI PERSYARATAN IJIN USAHA FREIGHT FORWARDING

    Kerangka program kerja GAFEKSI (INFA) melalui MUNAS II dan III, memutuskan untuk meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) dengan suatu ?Master Plan? pendidikan dan pelatihan profesi yang terencana, intensif dan terpadu.

    Beberapa hal yang harus dicermat bila pemerintah menetapkan peraturan yang berkaitan dengan bidang usaha Jasa Ekspedisi Angkutan Barang kepada anggota GAFEKSI didasarkan pada klasifikasi Jasa Ekspedisi Angkutan Barang dan GAFEKSI (INFA) akan menetapkan sebagai suatu acuan kompetensi yaitu:
    1. Bagi Jasa Ekspedisi Angkutan Barang Nasional Tipe B (kegiatan Jasa Ekspedisi Barang dalam satu propinsi) harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) tenaga ahli didalam bidang Kepabeanan yang dibuktikan dengan sertifikat keahlian yang diterbitkan oleh Dirjen Bea dan Cukai.
    2. Bagi Jasa Ekspedisi Angkutan Barang Nasional Tipe A (Kegiatan Jasa Ekspedisi Angkutan Barang antar propinsi / domestik) harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) tenaga ahli didalam bidang Jasa Ekspedisi tingkat dasar sesuai dengan standard UN-ESCAP.
    3. Bagi Jasa Ekspedisi Angkutan Barang Internasional harus memiliki sekurang-kurangnya 2 (dua) tenaga ahli di dalam bidang jasa ekspedisi tingkat menengah (sesuai dengan standard FIATA) serta bagi usaha jasa ekspedisi yang bergerak dibidang Angkutan Udara harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) tenaga ahli dalam bidang penanganan Barang Berbahaya (sesuai dengan Standar IATA).

  5. YAYASAN GAFEKSI (INFA INSTITUTE)

    Penyelenggaran Pendidikan dan Latihan bagi Anggota GAFEKSI (INFA) di seluruh Indonesia

    VISI YAYASAN GAFEKSI (INFA INSTITUTE)
    1. Profesional
    2. Berwawasan Global
    3. Menguasai Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)
    4. Berjiwa Enterpreneur

    MISI YAYASAN GAFEKSI (INFA INSTITUTE)
    1. Mewujudkan usaha Jasa Freight Forwarding menjadi arsitek/Aktor bagi terlaksananya sistem distribusi dan barang dan jasa yang lancar, aman dan efisien.
    2. Mencetak kader Freight Forwarder nasional yang berkaliber internasional
    3. Meningkatkan kemampuan SDM dari para anggota, dalam rangka mensertakan kapasitas SDM sejajar dengan mitra kerja lain (Pemerintah, Asosiasi lain, Pesaing luar negeri).
    4. Menanamkan visi, misi, strategi dan persepsi yang sama kepada anggota.
    5. Membangun media pendidikan dan latihan dalam bidang Freight Forwarding yang memiliki akreditasi nasional dan internasional.


Copyright © 2006 ALFI Bali, Sekretariat Jl. Seruni No. 29 Lt. II Denpasar Bali
Phone: 0361 235338 - Fax: 0361 235338